Bandoeng Doeloe: Memories Through The Eyes of Sudjana Kerton

Sudjana Kerton, sekali lagi menggugah hati dengan karyanya melalui pameran tunggal Bandoeng Doeloe: Memories Through The Eyes of Sudjana Kerton. Pameran yang merupakan hasil kolaborasi antara Sanggar Luhur, ArtMoments, dan Plataran Bandoeng ini menghadirkan karya-karya Kerton yang menangkap kenangan kota Bandung.

“Bisa dibilang, bandung menjadi sebuah tempat spesial di hati Bapak. Kota ini menjadi salah satu tempat yang mengawali perjalanan melukisnya” ujar Tjandra Kerton, putri sulung dari Sudjana Kerton.

Bagi Sudjana Kerton, Bandung bukan sekadar latar geografis, melainkan ruang pengalaman, pengamatan, dan perenungan yang membentuk cara pikirnya terhadap kemanusiaan. Cerita-cerita sederhana di sudut kota, menjadi sentral karya-karyanya. Kerton menggambarkan kehidupan sehari-hari dengan indah, melalui karya-karyanya seperti Ikan Asin, Gudang Concordia, Pagi-Pagi di Sawah, Pemandangan Toko-Toko Cina, hingga Pasar dan Pinggir Djalan. Semuanya terasa dekat dan familiar.

Pameran ini dirancang sebagai sebuah perjalanan naratif melalui Bandung sebagaimana dilihat oleh Kerton. Lanskap kota dibaca sebagai ruang ingatan, kehidupan sehari-hari sebagai denyut kota, dan figur manusia sebagai subjek yang menghidupkan zamannya. Penggunaan pena dan tinta menegaskan spontanitas pengamatan, sementara teknik grafis menghadirkan struktur, repetisi, dan kedisiplinan visual yang mencerminkan ritme serta siklus kehidupan urban.

Keunikan karya dan teknik Sudjana Kerton terletak pada kemampuan spasial intelektual, dimana ia menguasai ruang ketika berkarya. Ia bukan hanya melihat namun juga mengamati fenomena sosial yang terjadi. Melalui Bandoeng Doeloe, pengunjung diajak untuk mengenal Sudjana Kerton sebagai pengamat yang sabar dan jujur—merekam kota bukan untuk menghakimi, melainkan untuk memahami. Karya-karyanya mengingatkan kita bahwa sejarah sebuah kota tidak hanya tersimpan dalam peristiwa-peristiwa besar, tetapi juga dalam adegan-adegan kecil keseharian yang berlangsung secara sunyi.

Pembukaan pameran Bandoeng Doeloe telah dilaksanakan pada hari Selasa, 16 Desember 2025 di Gallery of Old Bandung Paris Van Java, Plataran Bandung. Dihadiri oleh rekan-rekan galeri, seniman, dan media partner. Pameran ini akan berlangsung hingga hari Minggu, 4 Januari 2026.

Foto: Dok. Plataran Bandung