
Berawal dari coretan sederhana di sebuah buku catatan, YUY kini menjadi salah satu IP lokal yang tengah mencuri perhatian di China. Di baliknya adalah seorang seniman generasi Z yang dikenal dengan nama Chief of the Hornblende Clan, atau 角闪石族族长, sedangkan nama aslinya sendiri ialah Yuzhu. Karakter YUY pertama kali dikembangkan pada awal 2025 sebagai sosok “healing angel,” figur yang membawa gagasan tentang penerimaan diri dan menjalani hari-hari secara apa adanya.
Secara visual, YUY mudah dikenali lewat matanya yang besar, bulu mata yang lentik, rambut panjang hitamnya, freckles di wajah, dress putih, serta penampilannya yang kerap tanpa alas kaki. Namun, elemen-elemen tersebut bukan sekadar pilihan estetis. Dress putihnya, misalnya, terinspirasi dari pakaian sehari-hari Yuzhu, sementara konsep telanjang kaki menjadi representasi kebebasan sekaligus gagasan untuk tetap membumi. Kecintaan YUY terhadap alam, musik, olahraga, dan hewan juga mengambil referensi dari kehidupan sang seniman.
Dalam waktu yang relatif singkat, YUY berkembang jauh melampaui ilustrasi digital. Pada paruh pertama 2026, IP tersebut telah menggelar sejumlah pop-up di Shanghai, Beijing, Hangzhou, dan Shenzhen. Produk-produknya bahkan dilaporkan habis dalam waktu lima menit setelah pembukaan. Di Beijing, penjualan kumulatifnya telah melampaui RMB10 juta atau sekitar US$1,4 juta. Dalam beberapa pop-up terbaru, penjualan harian YUY juga disebut menembus RMB1 juta.

Foto: Instagram/@arttoyfamilia

Foto: Instagram/@arttoyfamilia
Namun, angka tersebut bukan semata-mata hasil dari karakter YUY yang menggemaskan. Daya tarik YUY justru terletak pada persona yang sederhana, yang secara bersamaan juga sedikit berantakan, sewajarnya para remaja perempuan dalam keseharian mereka. Desainnya mempertahankan detail-detail seperti freckles, hidung kemerahan, dan ekspresi yang juga tidak berlebihan. Tidak cuma itu, Yuzhu pun cukup terbuka terhadap interpretasi audiens, sehingga karakter YUY dapat terasa personal bagi orang yang melihat dan memaknainya.
Sebelum berkembang menjadi IP komersial, YUY terlebih dahulu membangun audiens melalui Xiaohongshu. Yuzhu mulai mengunggah karya YUY pada awal 2025, ketika setiap unggahan masih memperoleh beberapa ratus likes. Ia kemudian aktif merespons komentar dan permintaan followers. Salah satunya datang dalam bentuk permintaan untuk membuat ilustrasi YUY dengan elemen apel merah. Dengan interaksi yang konsisten dan frekuensi unggahan yang nyaris setiap hari, jumlah followers-nya melampaui 50.000 dalam waktu kurang dari tiga bulan.

Foto: Instagram/@leopard.order102s
Setelah itu, peralihan YUY ke ruang komersial dimulai pada Mei 2025, ketika karakter tersebut menggelar pameran offline pertamanya di COSMO Chengdu. Usai mendapat respons yang baik, YUY dipindahkan dari area galeri ke atrium lantai pertama untuk sebuah pop-up komersial berskala lebih besar. Dari sana, pop-up YUY kemudian hadir di sejumlah kota lain di China. Kolaborasinya pun berkembang, mulai dari produk lensa kontak, tas dan kaus, hingga kerja sama dengan Casetify, Huawei, dan Meitu.
YUY menunjukkan bagaimana sebuah IP tidak selalu lahir dari studio besar. Dalam kasusnya, semua bermula dari desain sederhana yang dibagikan ke media sosial, lalu menemukan audiensnya sendiri. Karakter mungil yang apa adanya dan tidak berusaha tampil sempurna itu kemudian berkembang menjadi sebuah bisnis bernilai jutaan dolar.